Islamisme dalam Media Sosial (Studi Perlawanan ‘Kelompok Islam 212’ Terhadap Pemerintah Pada 2016-2019)
Abstrak
Studi ini bertujuan untuk menganalisa perlawanan ‘Kelompok Islam 212’ terhapadap pemerintah pada 2016-2019. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara secara mendalam terhadap 13 informan-yang berasal dari 4 unsur- dari ‘Kelompok Islam 212’, Kelompok Islam Moderat, Akademisi dan Jurnalis. Selain itu, juga menggunakan data sekunder seperti media dan buku. Studi in menyimpulkan bahwa teknologi informasi (media online dan medsos) mempunyai peran besar untuk membuat gerakan perlawanan ‘Kelompok Islam 212’ terhadap pemerintah pada 2016-2019 begitu menonjol. Gerakan perlawanan yang menonjol dapat dilihat pada Aksi Bela Islam (ABI) pada 2 Desember 2016. Walaupun negara berusaha menghalangi aksi tersebut, ABI tersebut berhasil mendatangkan beratus ribu peserta dari berbagai provinsi dan menjadi perhatian nasional dan internasional. Karena aksi tersebut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Communicator SphereArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
