ANALISIS PENGARUH USIA, JAM KERJA DAN UPAH TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA INDUSTRI TAHU (STUDI KASUS DI DUSUN BATU BELEK AIKMEL LOMBOK TIMUR)
Abstrak
ABSTRACT Labor productivity is an important indicator of economic activity as it reflects the ability of workers to produce goods or services effectively and efficiently. In small-scale industries, labor productivity is influenced by several factors, including age, working hours, and wages. This study aimed to analyze the effects of age, working hours, and wages on labor productivity in the tofu industry located in Batu Belek Hamlet, Aikmel Village. The study employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of 30 workers, all of whom were selected as respondents through a census technique. Data were collected through observation and documentation and analyzed using descriptive quantitative analysis, multiple linear regression, and classical assumption tests. The results indicate that age and working hours have a negative and significant effect on labor productivity, whereas wages have a positive and significant effect. Simultaneously, the three independent variables significantly influence labor productivity. The coefficient of determination (R²) of 0.979 indicates that 97.9% of the variation in labor productivity is explained by age, working hours, and wages, while the remaining 2.1% is influenced by other factors outside the research model. These findings suggest that improving labor productivity in the tofu industry requires adequate wage policies accompanied by effective management of productive-age workers and optimal working-hour arrangements. ABSTRAK Produktivitas tenaga kerja merupakan salah satu indikator penting dalam kegiatan ekonomi karena mencerminkan kemampuan tenaga kerja dalam menghasilkan barang atau jasa secara efektif dan efisien. Pada industri kecil, produktivitas dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya usia, jam kerja, dan upah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh usia, jam kerja, dan upah terhadap produktivitas tenaga kerja pada industri tahu di Dusun Batu Belek, Desa Aikmel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 30 tenaga kerja yang seluruhnya dijadikan responden menggunakan teknik sensus. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, regresi linear berganda, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial usia dan jam kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, sedangkan upah berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,979 menunjukkan bahwa sebesar 97,9% variasi produktivitas tenaga kerja dapat dijelaskan oleh variabel usia, jam kerja, dan upah, sedangkan sisanya sebesar 2,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas tenaga kerja pada industri tahu perlu didukung melalui pemberian upah yang memadai disertai pengelolaan usia produktif dan pengaturan jam kerja yang optimal.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka CENDEKIA: Jurnal Ilmu PengetahuanArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
