ANALISIS BUTIR TES: DAYA PEMBEDA DAN EFEKTIVITAS PENGECOH PADA SOAL PILIHAN GANDA
Abstrak
Item analysis is a data-based scientific procedure used to ensure the quality of assessment instruments; however, in practice many multiple-choice items are still developed without empirical testing, so their quality cannot be guaranteed. This article aims to explain the concepts of discriminating power and distractor effectiveness in multiple-choice items and how to analyze both as a basis for deciding on item quality. The study was conducted using a library research method through searching, reviewing, and synthesizing recent scholarly literature, complemented by computational illustrations to clarify its application. The review shows that discriminating power serves as an indicator of an item's sensitivity in distinguishing high- and low-ability students, while distractor effectiveness indicates the extent to which incorrect options attract students who have not mastered the material. Various studies show that most items in the field have low discriminating power and non-functioning distractors, and that the two are interrelated: weak distractors tend to be accompanied by low discriminating power, and vice versa. It is concluded that the analysis of discriminating power and distractor effectiveness should be a routine part of the learning evaluation cycle so that test instruments become more valid, reliable, and fair for students. ABSTRAK Analisis butir tes merupakan prosedur ilmiah berbasis data untuk memastikan kualitas instrumen evaluasi, namun dalam praktik di lapangan masih banyak soal pilihan ganda yang disusun tanpa pengujian empiris sehingga kualitasnya tidak terjamin. Artikel ini bertujuan menjelaskan konsep daya pembeda dan efektivitas pengecoh pada soal pilihan ganda serta cara menganalisis keduanya sebagai dasar pengambilan keputusan terhadap kelayakan butir. Kajian disusun dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelusuran, telaah, dan sintesis literatur dari jurnal ilmiah terkini, kemudian dilengkapi ilustrasi perhitungan untuk memperjelas penerapannya. Hasil telaah menunjukkan bahwa daya pembeda berfungsi sebagai indikator sensitivitas butir dalam membedakan peserta didik berkemampuan tinggi dan rendah, sedangkan efektivitas pengecoh menunjukkan sejauh mana alternatif jawaban salah mampu menarik peserta didik yang belum menguasai materi. Berbagai penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar butir soal di lapangan memiliki daya pembeda rendah dan pengecoh yang tidak berfungsi, serta keduanya saling berkaitan: pengecoh yang lemah cenderung disertai daya pembeda yang rendah, demikian pula sebaliknya. Disimpulkan bahwa analisis daya pembeda dan efektivitas pengecoh perlu dijadikan bagian rutin dari siklus evaluasi pembelajaran agar instrumen tes menjadi lebih valid, reliabel, dan adil bagi peserta didik.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka CENDEKIA: Jurnal Ilmu PengetahuanArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
