Representasi Diri pada Remaja Pengguna Media Sosial: Kajian Kualitatif Interpretatif
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi diri pada remaja pengguna media sosial melalui pendekatan kualitatif interpretatif. Media sosial telah menjadi ruang utama bagi remaja dalam menampilkan identitas diri yang dikonstruksi secara sadar untuk memperoleh pengakuan sosial. Studi ini melibatkan enam partisipan remaja berusia 15–18 tahun yang aktif menggunakan media sosial, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam semi-terstruktur. Analisis data menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), yang menghasilkan empat tema utama: (1) ketegangan antara diri nyata dan diri ideal, (2) validasi sosial sebagai landasan harga diri, (3) tekanan dari perbandingan sosial, dan (4) ambiguitas antara keaslian dan performativitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi diri di media sosial bersifat kompleks, penuh tekanan, dan sangat dipengaruhi oleh respons sosial daring. Temuan ini merekomendasikan pentingnya literasi digital dan pendampingan psikososial bagi remaja agar mampu membangun identitas diri secara sehat di tengah budaya media sosial yang kompetitif.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan HumanioraArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
