Pemikiran Islam Hamzah Al-Fansuri
Abstrak
Hamzah al-Fansuri merupakan salah satu tokoh sufi Nusantara yang berperan penting dalam perkembangan pemikiran Islam pada abad ke-16 di wilayah Aceh. Melalui karya-karya berbentuk syair dan prosa, Hamzah mengembangkan gagasan tasawuf falsafi yang dipengaruhi oleh ajaran wahdat al-wujud (kesatuan wujud) Ibn ‘Arabi. Pemikiran Islam Hamzah al-Fansuri tidak hanya menekankan dimensi spiritualitas dan kedekatan hamba dengan Tuhan, tetapi juga mengandung unsur intelektual dan budaya lokal yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran-pemikiran utama Hamzah al-Fansuri, terutama mengenai konsep ketuhanan, manusia, dan hakikat wujud. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif-hermeneutik, yaitu menganalisis teks-teks karya Hamzah dalam konteks historis dan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Hamzah memiliki sintesis antara ajaran Islam ortodoks dengan mistisisme, serta membuka ruang interpretasi terhadap keberagaman ekspresi keislaman di Nusantara. Pemikiran Hamzah al-Fansuri juga menjadi titik tolak munculnya perdebatan intelektual di kalangan ulama Aceh, yang mempengaruhi dinamika teologi Islam lokal pada masa itu.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan HumanioraArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
