Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Peserta Didik dalam Perspektif Hadis: Analisis Hadis “Man Yurid Allahu Khairan Yufaqqihhu fi ad-Din”

Fitri, IrhamniSyabuddinAriani, Safrina
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora (Sinta 4)Vol. 0 No. 031 Mei 2025
DOI10.62710/s33s1x03

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna hadis Nabi Muhammad SAW “مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ” yang menyatakan bahwa "barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, Dia akan memberinya pemahaman dalam agama" serta menganalisis pengaruhnya dalam konteks pendidikan siswa. Pesan dari hadis ini menekankan bahwa pemahaman agama adalah bentuk kebaikan yang diinginkan oleh Allah untuk setiap hamba-Nya. Di dalam bidang pendidikan, khususnya pendidikan Islam, memiliki pemahaman agama yang mendalam atau tafaqquh fi al-din sangat krusial dalam membentuk karakter, akhlak, dan kesadaran spiritual peserta didik. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi literatur. Temuan menunjukkan bahwa siswa yang menunjukkan motivasi dan kesiapan dalam mempelajari ajaran agama sedang dalam perjalanan meraih kebaikan dari Allah. Oleh karena itu, para pendidik harus membimbing proses pembelajaran agama agar lebih reflektif, sesuai konteks, dan mengena pada dimensi spiritual para siswa. Hadis ini juga menjadi landasan untuk motivasi spiritual, mengingat proses belajar agama merupakan bagian dari kehendak dan kasih sayang Allah SWT.

Kata Kunci

Hadispeserta didikpendidikan agamatafaqquhfi al-din

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Peserta Didik dalam Perspektif Hadis: Analisis Hadis “Man Yurid Allahu Khairan Yufaqqihhu fi ad-Din” | CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora | Publiora