Persepsi Masyarakat Tentang Tradisi Takiran Sebagai Sarana Sosialisasi Nilai-Nilai Agama Islam di Desa Brajasakti
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi atau pandangan masyarakat Brajasakti mengenai bagaimana tradisi takiran menjadi sarana sosialisasi nilai-nilai agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan konsep fungsionalisme. Penelitian dilakukan di Desa Brajasakti 3 Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara dan penelitian kepustakaan. Peneliti memfokuskan penelitian ini pada aspek simbolik, makna, dan bagaimana tradisi takiran dapat menanamkan nilai-nilai agama Islam dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi takiran dapat menjadi wadah atau sarana sosialisasi nilai-nilai agama Islam melalui makna dan simbol yang terkandung dalam menu takiran yang meliputi nasi putih, ayam atau telur, bihun dan mie peyek serta serondeng, yang memiliki makna dalam kehidupan sebagai sudut pandang kehidupan masyarakat setempat.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan HumanioraArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
