Problematika Tenaga Pendidik dalam Pendidikan Inklusi: Kajian Literatur
Abstrak
Pendidikan inklusif adalah sistem pendidikan yang memungkinkan semua siswa, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), untuk belajar bersama dalam lingkungan yang sama tanpa adanya diskriminasi. Tujuan utama pendidikan inklusif adalah memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik agar mendapatkan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhannya. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dari sisi tenaga pendidik. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk menganalisis berbagai kendala yang dihadapi guru dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif, seperti kurangnya kompetensi dalam mengajar ABK, keterbatasan Guru Pembimbing Khusus (GPK), serta pelatihan yang belum efektif. Selain itu, guru sering mengalami kesulitan dalam perencanaan pembelajaran, pemilihan metode yang tepat, serta manajemen kelas yang kompleks. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan inklusif dapat dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, penyediaan GPK yang memadai, serta penguatan kolaborasi antara guru, orang tua, dan tenaga ahli. Dengan strategi yang tepat, pendidikan inklusif di Indonesia dapat berjalan lebih efektif dan memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi seluruh siswa.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan HumanioraArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
