Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

EFEKTIVITAS EKSTRAK AKAR PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolus Roxb.) SEBAGAI ANTIMALARIA TERHADAP JUMLAH MONOSIT DALAM DARAH MENCIT (Mus musculus) YANG DIINFEKSI Plasmodium berghei

Gata DilaDepartment of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Tanjungpura University, PontianakMuhammad Ibnu KahtanFakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura, Pontianak, IndonesiaAri WidiyantoroJurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Pontianak
Biomedika (Sinta 3)Vol. 12 No. 1 (2020)9 Maret 2020hal. 16-26
DOI10.23917/biomedika.v12i1.9237

Abstrak

ABSTRAK Malaria merupakan salah satu penyakit infeksi yang memberikan morbiditas yang cukup tinggi di dunia dan merupakan infeksi yang ke tiga teratas dalam jumlah kematian. Di Indonesia, p emberantasan penyakit malaria kurang maksimal karena adanya resistensi parasit terhadap obat antimalaria dan gangguan sistem imun. Monosit merupakan sel efektor imun yang penting dalam perlindungan terhadap patogenesis malaria yang bersifat sitostatik dan sitotoksik. Tanaman pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) memiliki senyawa yang dapat bekerja sebagai antimalaria dan imunomodulator. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas ekstrak metanol akar pandan wangi sebagai antimalaria terhadap jumlah parasitemia dan monosit dalam darah mencit (Mus musculus) yang diinfeksi Plasmodium berghei. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen murni (true experiment design) in vivo dengan desain rancangan acak lengkap (completely randomized design). Uji efektivitas ekstrak metanol akar pandan wangi sebagai antimalaria dilakukan dengan konsentrasi 6,5%, 13% dan 26%. Kontrol positif diberi 3,74 mg/mL Dihydroartemisinin-Piperaquin (DHP), kontrol negatif diberikan akuades dan kontrol normal tidak diintervensi Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi 6,5%, 13% dan 26% memiliki aktivitas antimalaria dengan menurunkan persentase parasitemia dan meningkatkan jumlah monosit. Kesimpulan dalam penelitian ini ekstrak akar pandan wangi memiliki aktivitas malaria dengan konsentrasi yang paling baik yaitu 26% untuk menurunkan jumlah parasitemia dan meningkatkan monosit. Kata Kunci: Pandanus a maryllifolius Roxb. Antimalaria, Monosit, Plasmodium b erghei ABSTRACT Malaria is one of the most common infectious diseases in the world and is the third highest infection in mortality. In Indonesia, e radication of malaria is not maximal because of parasitic resistance to antimalarial drugs and immune system disorders. Monocytes are important effector immune cells in the protection of the cytostatic and cytotoxic pathogenesis of malaria. Pandanus amaryllifolius Roxb. root plant have compounds that can work as antimalarials and immunomodulators. This research aim to determine the effectiveness of the methanol extract of Pandanus amoryllifolius Roxb. as antimalarial to parasitemia and monocytes count of blood mice (Mus musculus) with Plasmodium berghei infection. This study is a true experiment design in vivo with complete randomized design. Methanol extract of Pandanus amaryllifolius Roxb. with concentration 6.5%, 13% and 26% used as antimalarial. Dihydroartemisinin-Piperaquine (DHP) 3.74 mg/mL used as positive control, aquades used as negative control groups and the control group was not intervened. The result of this research show effectiveness as antimalarial in methanol extract of Pandanus amaryllifolius Roxb. with concentration 6,5%, 13% and 26% have antimalarial activity by decreasing percentage of parasitemia and increasing monocyte count. The conclusion of this research is the high antimalarial activity in methanol extract of Pandanus amaryllifolius Roxb. in 26% concreation which could decreased parasitemia precentage and increased monocytes count. Keywords: Pandanus a maryllifolius Roxb, Antimalarial, Monocyte, Plasmodium b erghei

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Biomedika

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

EFEKTIVITAS EKSTRAK AKAR PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolus Roxb.) SEBAGAI ANTIMALARIA TERHADAP JUMLAH MONOSIT DALAM DARAH MENCIT (Mus musculus) YANG DIINFEKSI Plasmodium berghei | Biomedika | Publiora