Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PENGARUH JENIS KELAMIN TERHADAP BESARAN MOTOR TRESHOLD (MT) MENGGUNAKAN TRANSCRANIAL MAGNETIC STIMULATION (TMS)

Yetty HambarsariStaf Departemen Neurologi RSUD dr Moewardi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta IndonesiaRivan DanuajiStaf Departemen Neurologi RSUD dr Moewardi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta IndonesiaBaarid Luqman HamidiStaf Departemen Neurologi RSUD dr Moewardi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta IndonesiaPriyanka Ganesa UtamiResiden Departemen Neurologi,Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta IndonesiaBefrie Mahaztra SudarmanResiden Departemen Neurologi,Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta Indonesia
Biomedika (Sinta 3)Vol. 13 No. 1 (2021)6 September 2021hal. 124-130
DOI10.23917/biomedika.v13i2.11950

Abstrak

ABSTRAK Motor threshold (MT) adalah intensitas minimal yang dibutuhkan untuk membangkitkan respon otot.  Jenis kelamin diduga mempengaruhi motor threshold (MT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kelamin  terhadap besaran motor threshold menggunakan TMS. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional. S ubyek penelitian sebanyak 32 orang , yang terdiri dari 17 laki-laki dan 15 perempuan. Target otot penelitian ini adalah m usculus a bductor policis brevis kanan dan kiri , dengan asal s timulasi dari transcranial magnetik stimulation (TMS). Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata besaran motor treshold kanan sebesar 45% pada laki-laki dan 53% pada perempuan, dengan nilai p= 0,105. Sedangkan rata-rata besaran motor treshold kiri sebesar 46% pada laki-laki dan 45 % pada perempuan , dengan nilai p= 0,771. Sehingga dapat disimpulkan bahwa t idak ada hubungan antara jenis kelamin dengan besaran motor threshold dengan menggunakan TMS.   Kata Kunci: Jenis Kelamin, Ambang Motorik, Transcranial Magnetic Stimulation   ABSTRACT The motor threshold (MT) is the minimum intensity required to evoke a muscle response. Gender is thought to affect the motor threshold (MT). This study aims to determine the effect of gender on the magnitude of the motor threshold using TMS. This study uses an observational analytic quantitative design. The research subjects were 32 people, consisting of 17 men and 15 women. The muscles target in this study were the right and left abductor policis brevis muscles, with the origin of stimulation from transcranial magnetic stimulation (TMS). The results of this study obtained an average right motor treshold magnitude were 45% in men and 53% in women, with p value = 0.105. While the average left motor treshold magnitude were 46% for men and 45% for women, with p value = 0.771 . I t can be concluded that there was no relationship between gender and the magnitude of the motor threshold using TMS..   Keywords: Gender, Motor Threshold, Transcranial Magnetic Stimulation

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Biomedika

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PENGARUH JENIS KELAMIN TERHADAP BESARAN MOTOR TRESHOLD (MT) MENGGUNAKAN TRANSCRANIAL MAGNETIC STIMULATION (TMS) | Biomedika | Publiora