PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR (CaCO3) PADA MEDIA PEMELIHARAAN TERHADAP PERTUMBUHAN UDANG GALAH Macrobrachium rosenbergii de Man, 1879
Abstrak
Udang galah ( Macrobrachium rosenbergii ) de Man adalah salah satu spesies udang air tawar asli Indonesia yang sudah dikembangkan. Salah satu kendala dalam budidaya udang galah adalah pertumbuhan yang relatif lambat. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh penambahan kapur (CaCO 3 ) dengan berbagai konsentrasi yaitu 0 mg/L atau tanpa penambahan kapur, 15 mg/L, 30 mg/L, dan 45 mg/L terhadap pertumbuhan udang galah. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen (percobaan) menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 kali ulangan pada setiap perlakuan, dengan masing-masing ulangan terdapat 5 sampel. Parameter pertumbuhan yang diamati berupa bobot, panjang total, panjang abdomen, dan frekuesi moulting udang galah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kapur (CaCO 3 ) berpengaruh pada pertambahan bobot, panjang total, panjang abdomen, dan frekuensi moulting udang galah. Pertambahan bobot, panjang total, panjang abdomen, dan frekuesi moulting yang paling optimal dengan penambahan konsentrasi kapur 45 mg/L. Kata kunci: kalsium karbonat (CaCO 3 ), pertumbuhan, udang galah.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Bioma : Jurnal Ilmiah BiologiArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
