Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

EKSISTENSI SUKU DAYAK SEBERUANG MENGHADAPI TEKANAN MODERNISASI MELALUI RITUAL GAWAI DAYAK

Septian PeterianusSTKIP MELAWI, IndonesiaMastiah MastiahSTKIP Melawi, Indonesia
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (Sinta 4)Vol. 1 No. 2 (2020)4 Agustus 2020hal. 36-43
DOI10.46368/bjpd.v1i2.207

Abstrak

Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Eksistensi Suku Dayak Seberuang dalam Menghadapi Tekanan Modernisasi melalui Ritual Dayak Dayak. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengunaan metode kualitatif dikarenakan oleh permasalahan belum jelas, holistik, komplek, dinasmis serta penuh makna. hasil wawancara dengan beberapa tokoh adat di Dusun Pau Tengah Desa Nanga Pau menunjukkan bahwa Gawai Dayak suku Seberuang mampu bertahan menghadapi tekanan modernisasi. Hal tersebut ditunjukan dengan beberapa hal seperti: Pertama, masih ada suku Dayak yang menguasai dan mengerti tata cara melaksanakan ritual menggunakan bahasa dayak Seberuang. Kedua, seluruh elemen masyarakat antusias mengikuti prosesi ritual adat dari awal sampai berakhir. Ketiga, peralatan yang digunakan tetap tradisional, menunjukkan bahwa tradisi asli suku Dayak Seberuang masih tetap dipertahankan. 

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

EKSISTENSI SUKU DAYAK SEBERUANG MENGHADAPI TEKANAN MODERNISASI MELALUI RITUAL GAWAI DAYAK | Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan | Publiora