Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pemanfaatan Mini Nutrition Assessment-Short Form (MNA-SF) untuk Mengidentifikasi Status Gizi Pasien Lansia Rawat Inap di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta: Pemanfaatan Mini Nutrition Assessment-Short Form untuk Mengidentifikasi Status Gizi Pasien Lansia Rawat Inap di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

Utilization of Mini Nutrition Assessment-Short Form to Identify Nutritional Status of Hospitalized Elderly Patients at Dr Sardjito General Hospital, Yogyakarta: Pemanfaatan Mini Nutrition Assessment-Short Form untuk Mengidentifikasi Status Gizi Pasien Lansia Rawat Inap di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta

Susetyowati, SusetyowatiWinarti, HestiRoselani, AriHandayani, SriSanubari, Nadira D'mas GetareSholikhati, Amalia Sarah
Amerta Nutrition (Sinta 1)Vol. 0 No. 07 Juni 2024
DOI10.20473/amnt.v8i2.2024.263-268

Abstrak

Latar Belakang: Identifikasi status gizi pada saat awal pasien masuk rumah sakit serta faktor-faktor yang mempengaruhi terkait perubahan status gizi selama perawatan di rumah sakit perlu dilakukan untuk mencegah risiko perburukan luaran klinis pasienTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi pasien lansia yang dirawat di rumah sakit dengan menggunakan alat skrining Mini Nutrition Assessment-Short Form (MNA-SF).Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional dan dilakukan di RSUP dr Sardjito Yogyakarta dari bulan September - November 2021. Data karakteristik dasar dikumpulkan, skrining gizi dilakukan dengan menggunakan MNA-SF, dan status gizi diukur dengan menggunakan berat badan, tinggi badan, lingkar lengan tengah-atas (MUAC), lingkar betis, kekuatan genggaman tangan (HGS), persentase lemak total, lemak visceral, massa otot dan hemoglobin.Hasil: Sebanyak 86 pasien lansia, dengan rentang usia 60 hingga 80 tahun. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi malnutrisi pada lansia yang dirawat di rumah sakit adalah 46,5%. Menurut hasil penilaian, pasien lansia malnutrisi memiliki BMI yang lebih rendah secara statistik signifikan (19,4±3,1), kadar lemak total (20,0±10,9), kadar lemak visceral (4,4±4,6), massa otot (34,4±7,7), MUAC (22,6±3,4), lingkar betis (27,2±6,7) dan hemoglobin (10,7±3,2) (p<0,05).Kesimpulan: Menurut MNA-SF, setengah dari pasien lansia di rumah sakit mengalami malnutrisi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengevaluasi keadaan gizi pasien lansia segera setelah mereka dirawat dan menerapkan terapi gizi yang tepat untuk mengurangi efek negatifnya pada pasien dan sistem perawatan kesehatan.

Kata Kunci

malnutrisilansiaMNA-SFskriningMalnutritionElderlyMNA-SFScreening

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Amerta Nutrition

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pemanfaatan Mini Nutrition Assessment-Short Form (MNA-SF) untuk Mengidentifikasi Status Gizi Pasien Lansia Rawat Inap di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta: Pemanfaatan Mini Nutrition Assessment-Short Form untuk Mengidentifikasi Status Gizi Pasien Lansia Rawat Inap di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta | Amerta Nutrition | Publiora