Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Studi Akses Makanan Bergizi Keluarga dengan Balita Stunting Pada Sistem Penanggulangan Stunting di Lumajang, Indonesia : Studi Akses Makanan Bergizi Keluarga dengan Balita Stunting pada Sistem Penanggulangan Stunting di Lumajang, Indonesia

The Study of Nutrition Food Access to Family With Stunting Toddlers in Stunting Countermeasures System in Lumajang Indonesia: Studi Akses Makanan Bergizi Keluarga dengan Balita Stunting pada Sistem Penanggulangan Stunting di Lumajang, Indonesia

Rokhmah, DewiFarianingsihMa'rufi, IsaKhoiron
Amerta Nutrition (Sinta 1)Vol. 0 No. 023 Desember 2022
DOI10.20473/amnt.v6i1SP.2022.32-37

Abstrak

Latar Belakang: Akses makanan bergizi pada anak balita merupakan salah satu faktor yang membuat anak menjadi kurang tercukupi kebutuhan gizinya. Kondisi saat ini yang masih terjadi di Indonesia adalah dimana konsumsi pangan orang Indonesia untuk pangan hewani, buah dan sayur masih rendah sedangkan untuk pangan padi-padian masih sangat tinggi. Kemampuan untuk mengakses pangan yang sesuai dengan kebutuhan dipengaruhi oleh faktor pendidikan dan pengetahuan, sosial budaya, geografi dan faktor ekonomi sehingga dalam intervensi bukan hanya oleh sektor kesehatan akan tetapi membutuhkan peran dari unsur diluar kesehatan. Penanggulangan stunting bukan hanya mengatasi masalah kekurangan asupan gizi saja akan tetapi juga harus memperhatikan masalah keterjangkauan atau akses mendapatkan makanan bergizi Tujuan: Menganalisis akses makanan bergizi dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Lumajang. Metode: Penelitian kualitatif melalui pendekatan Case Study (studi kasus) yang dilakukan di dua desa yang ada di Kabupaten Lumajang. Informan penelitian terdiri dari Informan kunci yaitu Kepala Puskesmas, Informan utama adalah Ibu Balita Stunting dan Informan tambahan yaitu stakeholder terkait stunting. Pengolahan dan analisis data menggunakan metode Thematic Content Analysis (analisis isi). Hasil: Akses makanan bergizi yang kurang optimal disebabkan karena faktor ekonomi yang kurang, kurangnya pengetahuan ibu balita, kurang gizi pada balita, pengaturan makan anak kurang memenuhi kecukupan gizi, konsumsi anak dalam sehari kurang, keluarga tidak melakukan tindakan untuk mengatasi masalah gizi anak serta sanitasi dan kesehatan lingkungan yang kurang Kesimpulan: Stunting di Kabupaten Lumajang yang menjadi penyebab diantaranya adalah akses makanan bergizi yang kurang optimal sehingga memerlukan perhatian dan kerja sama dari semua pihak untuk menanggulanginya. Pemberian edukasi dalam bentuk penyuluhan perlu dilakukan dengan multi metode dan multimedia serta penanggulangan yang terintegrasi dari semua sumberdaya yang ada akan mempercepat dalam penurunan kasus stunting di Kabupaten Lumajang  

Kata Kunci

StuntingAccessNutritious foodCountermeasurements system

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Amerta Nutrition

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Studi Akses Makanan Bergizi Keluarga dengan Balita Stunting Pada Sistem Penanggulangan Stunting di Lumajang, Indonesia : Studi Akses Makanan Bergizi Keluarga dengan Balita Stunting pada Sistem Penanggulangan Stunting di Lumajang, Indonesia | Amerta Nutrition | Publiora