Evaluasi Elemen Penilaian Praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI untuk Pencegahan Risiko Stunting di Era Pandemi Covid-19: Studi Pada Balita Indonesia, < 5 tahun (Rapid Review): Kajian Elemen Pemberian Makan Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Saat Pandemi Covid-19: Studi pada Balita di Indonesia (Rapid Review)
Evaluation of Weaning Practice Elements for Stunting Risk Prevention in Covid-19 Pandemic: Study on Indonesian Toddlers (Rapid Review): Kajian Elemen Pemberian Makan Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Saat Pandemi Covid-19: Studi pada Balita di Indonesia (Rapid Review)
Abstrak
ABSTRAK Latar Belakang: Prevalensi balita stunting di Indonesia masih dibawah target pemerintah pada tahun 2024 yaitu sebesar 14%. Balita stunting seringkali ditemukan pada masa pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Komponen utama dalam pemberian MP-ASI yaitu waktu pengenalan makan pada usia 6 bulan, keanekaragaman komposisi bahan makanan, frekuensi pemberian, pemberian ASI sampai dengan 2 tahun dan higiene sanitasi dalam penyiapan MP-ASI. Penilaian praktik pemberian MP-ASI di Indonesia masih menggunakan berbagai komponen. Keragaman penggunan komponen ini masih belum dibedakan antara komponen utama (standar pemberian MP-ASI) dan komponen pendamping (pelaku pemberi MP-ASI) stunting diperlukan ketepatan dalam memberikan intervensi baik pada faktor maupun komponen utama dalam praktik pemberian MP-ASI. Tujuan: Mengkaji komponen-komponen dalam penilaian praktik pemberian MP-ASI yang berkaitan erat dengan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan di Indonesia Ulasan: Dari hasil pencarian studi ditemukan 11 artikel yang membahas praktik pemberian MP-ASI di Indonesia. Jenis studi observasional dengan desain cross-sectional dan kasus-kontrol. Komponen utama dalam praktik pemberian MP-ASI yang berkaitan dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia adalah waktu pengenalan MP-ASI, keragaman makan minimal (MDD), frekuensi makan minimum (MFF), standar porsi, dan nafsu makan balita. Sedangkan tingkat pengetahuan, orang yang memberikan MP-ASI (ibu, nenek/anggota keluarga lainnya, pengasuh), riwayat ASI atau susu formula, situasi makan yang kondusif merupakan komponen pendamping yang kemungkinan mendukung kejadian stunting pada balita di Indonesia. Kesimpulan: Komponen penilaian praktik pemberian MP-ASI secara sederhana sesuai standar WHO. Adapun komponen lain yang dapat ditambahkan yaitu porsi pemberian dan tekstur sesuai usia balita. Kata kunci: MP-ASI, stunting, balita Indonesia
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Amerta NutritionArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
