Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pengetahuan Gizi Ibu Sebagai Determinan Stunting di Jawa Barat: Disparitas Perdesaan-Perkotaan: Pengetahuan Gizi Ibu Sebagai Determinan Stunting di Jawa Barat: Disparitas Perdesaan-Perkotaan

Maternal Nutritional Knowledge as a Determinant of Stunting in West Java: Rural-Urban Disparities: Pengetahuan Gizi Ibu Sebagai Determinan Stunting di Jawa Barat: Disparitas Perdesaan-Perkotaan

Mauludyani, Anna Vipta RestiKhomsan, Ali
Amerta Nutrition (Sinta 1)Vol. 0 No. 023 Desember 2022
DOI10.20473/amnt.v6i1SP.2022.8-12

Abstrak

Latar Belakang: Pengetahuan gizi ibu harus diperkuat untuk menurunkan masalah stunting. Walaupun demikian, saat ini informasi mengenai pengetahuan gizi ibu balita stunting dan non stunting di pedesaan dan perkotaan Jawa Barat masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini membandingkan pengetahuan gizi ibu balita di Jawa Barat pada empat kelompok yaitu stunting di perdesaan (SR), stunting di perkotaan (SU), dan non-stunting di perdesaan (NR) dan perkotaan (NU). Metode: Studi potong lintang ini dilakukan di Cianjur (pedesaan) dan Kota Sukabumi (perkotaan) pada Juni 2022. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada 300 ibu balita dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji sebelumnya. Pengetahuan gizi terdiri dari 20 pertanyaan tentang pemberian makanan bayi dan balita serta gizi seimbang. Uji One-way ANOVA dan Post Hoc Tukey HSD digunakan untuk analisis data menggunakan IBM SPSS 22.0. Hasil: Secara keseluruhan, prevalensi stunting di pedesaan dan perkotaan masing-masing 33,3% dan 30,7%. Ibu di empat kelompok memiliki pengetahuan gizi dengan kategori sedang. Ibu NU ditemukan memiliki pengetahuan gizi yang jauh lebih tinggi daripada NR dan SR. Dibandingkan dengan NR, ibu dari bayi NU lebih mengerti bahwa bayinya yang berusia 2 atau 3 bulan tidak dapat mengonsumsi pisang atau pepaya. Dibandingkan dengan SR, lebih banyak ibu NU yang sadar bahwa sayuran tidak mengandung protein. Dibandingkan NR dan SR, lebih banyak ibu NU yang mengetahui bahwa susu kental manis tidak lebih bergizi dibandingkan susu bubuk atau cair. Kesimpulan: Ibu di perkotaan memiliki pengetahuan gizi yang lebih unggul daripada ibu di pedesaan. Bahkan, pengetahuan ibu dengan anak stunting di perdesaan adalah yang paling rendah. Dengan tingginya prevalensi stunting, akses terhadap informasi gizi harus ditingkatkan, dengan fokus pada praktik pemberian makan anak dan balita.   Kata kunci: MP-ASI, ASI eksklusif, makan sehat, persepsi ibu, stunting

Kata Kunci

makanan pendamping ASIASI eksklusifmakan sehatpersepsi ibustuntingComplementary feedingExclusive breastfeedingHealthy eatingMaternal perceptionStunting

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Amerta Nutrition

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pengetahuan Gizi Ibu Sebagai Determinan Stunting di Jawa Barat: Disparitas Perdesaan-Perkotaan: Pengetahuan Gizi Ibu Sebagai Determinan Stunting di Jawa Barat: Disparitas Perdesaan-Perkotaan | Amerta Nutrition | Publiora