Total Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Food Bar Torbangun – Katuk terhadap Efektivitas Produksi ASI : Total Flavonoid and Antioxidant Activity of Food Bar Torbangun – Katuk on The Effectiveness of Breast Milk Production
Total Flavonoid and Antioxidant Activity of Food Bar Torbangun – Katuk on The Effectiveness of Breast Milk Production: Total Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Food Bar Torbangun – Katuk terhadap Efektivitas Produksi ASI
Abstrak
Latar Belakang: Sebab utama terputusnya ASI eksklusif adalah produksi susu yang tidak lancar. Torbangun dan Katuk merupakan galactagogue yang dapat menstimulasi produksi ASI. Modifikasi pengolahan food bar menggunakan Torbangun dan Katuk merupakan bentuk fortifikasi pangan untuk meningkatkan produksi ASI Ibu menyusui. Tujuan: Mengidentifikasi total flavonoid dan aktivitas antioksidan tepung Torbangun, tepung Katuk dan produk food bar Torbangun Katuk serta menganalisis efektivitas food bar Torbangun Katuk terhadap produksi ASI. Metode: Pre-eksperimen menggunakan rancangan pre test and post test design untuk melihat produksi ASI sebelum dan sesudah mengonsumsi food bar. Bahan baku dan produk food bar dianalisis total flavonoid dengan aluminium klorida (AlCl3) dan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Food bar adalah produk dengan penambahan tepung Torbangun 2,5% dan tepung Katuk 5%. Uji efektivitas dilakukan pada 10 Ibu menyusui. Efektivitas dilihat dari perubahan volume ASI sebelum dan setelah mengonsumsi food bar. Pengaruh food bar terhadap produksi ASI menggunakan uji T berpasangan. Hasil: Analisis kimia yang didapatkan total flavonoid tepung Torbangun dan Katuk adalah 4,06 mg/g dan 5,30 mg/g serta antioksidan tepung Torbangun dan Katuk 39,77 ppm dan 307,96 ppm. Sementara itu, total flavonoid dan aktivitas antioksidan produk food bar Torbangun Katuk berturut-turut 0,36±0,06 mg/g dan 116,01±36,83 ppm. Hasil efektivitas menunjukkan terdapat kenaikan 54,98% antara rata-rata volume ASI sebelum dan setelah konsumsi food bar. Pemberian food bar berpengaruh signifikan terhadap kenaikan produksi ASI (p<0,05). Kesimpulan: Tepung Torbangun dan tepung Katuk memiliki potensi sebagai makanan tambahan untuk meningkatkan produksi ASI
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Amerta NutritionArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
