Kebiasaan Jajan, Diet Ketat, Indeks Masa Tubuh dan Persepsi Body Image pada Remaja di Tiga Kecamatan di Depok dan Bogor: Snacking Habits, Strict Diet, BMI, and Body Image of Adolescents in Three Sub-Districts in Depok and Bogor
Snacking Habits, Strict Diet, BMI, and Body Image of Adolescents in Three Sub-Districts in Depok and Bogor: Kebiasaan Jajan, Diet Ketat, Indeks Masa Tubuh dan Persepsi Body Image pada Remaja di Tiga Kecamatan di Depok dan Bogor
Abstrak
Latar Belakang: Body image erat hubungannya dengan preferensi konsumsi makanan yang kemudian dapat menentukan status gizi remaja. Daerah peri-urban memiliki trend kebiasaan jajan, diet ketat, status gizi dan body image remaja yang berbeda dengan Kawasan urban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara kebiasaan jajan, diet ketat, dan status gizi terhadap body image remaja di daerah Depok dan Bogor. Metode: Penelitian ini menggunakan mix-method, kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan desain cross sectional. Sejumlah 39 orang remaja berusia 15-18 tahun yang tinggal di peri-urban Depok dan Bogor dipilih secara consecutive. Penelitian dilakukan pada Januari 2022. Data kuantitatif meliputi karakteristik responden, berat badan dan tinggi badan, pengeluaran dan frekuensi jajan, dan body image. Data kualitatif meliputi jenis jajanan, alasan membeli jajanan dan persepsi mengenai cara menjaga bentuk tubuh mereka. Hasil: Status gizi responden yaitu underweight (5%), overweight (3%) dan normal 92%, frekuensi jajan 4-7 kali/minggu (59%) dengan pengeluaran untuk jajan per minggu sebesar Rp 15.000 – 30.000 (49%). Sebanyak 23% responden melakukan diet ketat, memiliki body image kurus (21%) dan gemuk (23%). Remaja dengan status gizi normal memandang tubuhnya gemuk (20,5%) dan kurus (15,4%) (p: 0,0215). Analisis data menunjukkan terdapat hubungan antara diet (p:0,0084) dan jumlah pengeluaran jajan per minggu (p:0,0152) dengan body image; dan tidak terdapat hubungan antara frekuensi jajan (p: 0,3123) dan frekuensi makan (p:0,3972) dengan body image. Kesimpulan: Memiliki persepsi yang salah pada bentuk tubuh dari status gizi aktual dapat mempengaruhi kebiasaan jajan dan praktik diet ketat pada remaja.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Amerta NutritionArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
