Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Status Gizi Lebih dan Asupan Natrium Tinggi Meningkatkan Risiko Hipertensi pada Remaja: Studi Kasus-Kontrol di Perkotaan: Overweight and High Sodium Intake Increased Risk of Hypertension among Adolescents: A Case-Control Study in Urban Setting

Overweight and High Sodium Intake Increased Risk of Hypertension among Adolescents: A Case-Control Study in Urban Setting: Status Gizi Lebih dan Asupan Natrium Tinggi Meningkatkan Risiko Hipertensi pada Remaja: Studi Kasus-Kontrol di Perkotaan

Nuradina, Rifka Annisa AuraLestari, Widya AsihArumsari, Imas
Amerta Nutrition (Sinta 1)Vol. 0 No. 09 Juni 2023
DOI10.20473/amnt.v7i2.2023.274-278

Abstrak

Latar Belakang: Hipertensi merupakan faktor risiko utama berkembangnya penyakit kardiovaskular. Meskipun hipertensi dewasa dan lanjut usia lebih sering terjadi, namun prevalensi hipertensi remaja meningkat dalam dua dekade terakhir. Hipertensi usia dini dapat mempengaruhi kinerja kognitif, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini di masa depan. Faktor risiko hipertensi sering dikaitkan dengan gaya hidup tidak sehat pada penduduk perkotaan. Tujuan: Untuk mengetahui faktor risiko hipertensi remaja perkotaan. Metode: Metode penelitian ini observasional analitik dengan desain studi kasus-kontrol. Sampel penelitian yang digunakan telah di matching berdasarkan usia dan jenis kelamin. Penelitian dilaksanakan antara Januari – Juli 2021 di Kota Tangerang, Indonesia melibatkan 66 remaja. Tekanan darah diukur dua kali menggunakan alat tensi otomatis Omron®. Status gizi ditentukan menggunakan IMT/U. Sumber makanan tinggi natrium, buah dan sayuran, dan konsumsi kopi dinilai menggunakan kuesioner SQ-FFQ. Analisis statistik menggunakan Uji chi-square (95% CI). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara status gizi [p= 0,001, OR(95%CI)= 6,133 (2,111 – 17,824)] dengan konsumsi makanan sumber tinggi natrium [p=0,001, OR(95%CI))= 6.824 (1.958 – 23.782)] dengan hipertensi. Tidak ada hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi [p=0,613, OR(95%CI)= 3,200 (0,315 – 32,475)], buah [p=0,071, OR(95%CI)= 2,604(0,911– 7,445)] dan sayur [p=0,125, OR(95%CI)= 2,222(0,795 – 6,211)] dengan hipertensi. Kesimpulan: Status gizi lebih dan konsumsi natrium meningkatkan risiko hipertensi remaja. Faktor-faktor tersebut dapat dimodifikasi dan ditingkatkan dengan meningkatkan gaya hidup sehat, terutama di perkotaan. Intervensi strategis ke depan untuk mengatasi gaya hidup tidak sehat pada remaja (konsumsi tinggi lemak, natrium, gula, dan aktivitas fisik rendah) harus diperhitungkan.

Kata Kunci

AdolescentHypertensionSodiumOverweightUrbanRemajaHipertensiNatriumStatus gizi lebihPerkotaan

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Amerta Nutrition

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Status Gizi Lebih dan Asupan Natrium Tinggi Meningkatkan Risiko Hipertensi pada Remaja: Studi Kasus-Kontrol di Perkotaan: Overweight and High Sodium Intake Increased Risk of Hypertension among Adolescents: A Case-Control Study in Urban Setting | Amerta Nutrition | Publiora