Pola Konsumsi Makanan Mempengaruhi Kadar Vitamin D dan Kualitas Hidup Anak pada Masa Growth Spurt Kedua: Food Consumption Pattern Affects Vitamin D Levels and Quality of Life in Children during the Second Growth Spurt Period
Food Consumption Pattern Affects Vitamin D Levels and Quality of Life in Children during the Second Growth Spurt Period : Pola Konsumsi Makanan Mempengaruhi Kadar Vitamin D dan Kualitas Hidup Anak pada Masa Growth Spurt Kedua
Abstrak
Latar Belakang: Masa growth spurt (pacu tumbuh) kedua perlu mendapatkan perhatian terkait kecukupan asupan zat gizi makro dan zat gizi mikro, termasuk vitamin D. Selama ini kecukupan vitamin D kurang mendapatkan perhatian, jika diperburuk dengan pola kegiatan yang cenderung lebih banyak di dalam ruangan serta pola makan dengan gizi yang kurang seimbang, dikhawatirkan akan memicu defisiensi vitamin D dan berimbas pada tumbuh kembang dan kualitas hidup anak. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pola konsumsi anak terhadap kadar vitamin D, berat badan, tinggi badan, dan kualitas hidup anak usia 10-12 tahun. Metode: Penelitian observasional dengan desain cross sectional dilakukan pada 40 anak usia 10-14 tahun tanpa kecacatan fisik dari Pondok Kun Assalam Sentono dan Madrasah Ibtidaiyah At-Taqwa Semarang. Seluruh subjek diukur pola konsumsi makan menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), kadar vitamin D dalam darah, tinggi badan, berat badan, panjang tungkai, serta diukur kualitas hidup menggunakan Pedriatric Quality of Life Inventory (PedsQL). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 subjek, hanya ada 3 (7,5%) anak yang kadar vitamin D masuk kategori cukup (kadar vitamin D ≥30 µg/mL). Terdapat hubungan signifikan antara pola konsumsi makanan dengan kadar vitamin D darah (p<0.01), tinggi badan, berat badan, panjang tungkai serta kualitas hidup (p< 0.05). Nilai koefisien korelasi Spearman berturut-turut antara pola konsumsi makanan dengan kadar vitamin D darah, tinggi badan, berat badan, panjang tungkai serta kualitas hidup adalah 0.404; 0.290; 0.369; 0.380; 0.321. Kesimpulan: Pola konsumsi makanan anak yang berada pada masa growth spurt kedua perlu diperhatikan karena berhubungan dengan kadar vitamin D, tinggi badan, berat badan, dan kualitas hidup.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Amerta NutritionArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
