Pembiasaan Perilaku Senyum, Salam, Sapa Dan Ucapan Terimakasih Pustakawan Terhadap Pemustaka
Abstrak
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembiasaan perilaku senyum pustakawan terhadap pemustaka, pembiasaan perilaku salam dan sapa pustakawan terhadap pemustaka, dan pembiasaan ucapan terimakasih pustakawan terhadap pemustaka. Metode analisis masalah dalam tulisan ini menggunakan analisis deskriptif berdasarkan studi literatur dari berbagai sumber terkait dengan masalah dan tujuan. Adapun hasil dari pembahasan mengenai pembiasaan perilaku senyum bahwa senyum harus dimulai dan dipraktikan oleh pustakawan kepada pemustaka pada awal dimana pustakawan dan pemustaka bertemu. Bentuk senyuman yang dianjurkan untuk dilakukan oleh pustakawan terhadap pemustaka adalah senyum ketabahan/ketegaran dan senyuman tulus. Pembiasaan salam dan sapa dapat dipraktikan dan dibiasakan oleh pustakawan dengan menyapa pengunjung yang datang dengan ucapan “Assalamu ‘alaikum warahmatullah” (bagi orang islam) atau “selamat pagi”, “selamat siang”, “selamat sore” maupun “selamat malam”, dan berupa sapaan teguran. Sedangkan ucapan terimakasih pada umumnya merupakan bentuk ucapan akhir dari sebuah interaksi antara penyedia layanan dengan pengguna layanan. Pustakawan dapat mempraktikan dan membiasakan ucapan terimakasih kepada pemustaka seperti mengucapkan terima kasih atas kunjangan pemustaka, ucapan terima kasih atas pemanfaatan koleksi perpustakaan, ucapan terima kasih atas kepercayaan kepada pengguna dalam menggunakan layanan perpustakaan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka AL MaktabahArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
