Kecerdasan Emosional dalam Meningkatkan Profesionalisme Pustakawan
Abstrak
Di era informasi yang semakin kompleks, kemampuan teknis saja tidak lagi memadai karena pustakawan harus menghadapi berbagai jenis pengguna perpustakaan dan beban kerja yang berat. Karena berperan dalam mengendalikan emosi, memfasilitasi komunikasi interpersonal yang sukses, dan menjaga kualitas layanan perpustakaan, kecerdasan emosional sangat penting bagi pustakawan. Subjek pada penelitian ini adalah konsep kecerdasan emosional pustakawan sebagaimana didefinisikan dalam berbagai literatur, yang memiliki pengertian dan ruang lingkup berbeda dengan tujuan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana kecerdasan emosional dapat meningkatkan profesionalisme pustakawan, khususnya dalam bidang manajemen stres, keterampilan interpersonal, dan kepuasan pengguna perpustakaan. Berfokus pada konsep kecerdasan emosional pustakawan sebagaimana dijelaskan dalam berbagai literatur yang bervariasi. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur yang melibatkan pengumpulan sumber-sumber ilmiah yang relevan dari buku, jurnal, dan publikasi akademik. Sumber-sumber tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif dan dipilih berdasarkan relevansi topik sebelum hasilnya disintesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional secara signifikan meningkatkan profesionalisme pustakawan, terutama dalam hal kemampuan mereka untuk mengelola stres dan emosi secara efektif, berkomunikasi, serta membangun hubungan positif dengan pengguna perpustakaan. Dalam meningkatkan kecerdasan emosional bisa dilakukan melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan sebagai langkah strategis untuk membantu mencapai tujuan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka AL MaktabahArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
