Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

English English

Nationalizing Sharia: Challenging the Hegemony of Ahad Hadith and the Politics of Legal Codification in Saudi Arabia

Faizin, AfwanZada, Khamami
Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam (Sinta 1)Vol. 0 No. 030 Mei 2026
DOI10.29240/jhi.v11i1.15972

Abstrak

Artikel ini menelaah transformasi radikal sistem hukum Arab Saudi di bawah Visi 2030, yang menandai pergeseran fundamental dari supremasi interpretasi hakim tradisional menuju kodifikasi hukum positif negara. Fokus utama analisis tertuju pada manuver epistemologis Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) yang membatasi otoritas "Hadis Ahad" dalam ruang publik dan memandatkan bahwa hukum negara hanya boleh bersandar pada Al-Qur'an serta "Hadis Mutawatir". Dengan menggunakan metode yuridis-normatif dan analisis wacana kritis, penelitian ini menguji konsistensi penerapan doktrin tersebut dalam paket legislasi terbaru, khususnya UU Status Pribadi, UU Transaksi Sipil, dan UU Pembuktian. Studi ini menemukan adanya inkonsistensi metodologis: negara menolak Hadis Ahad dalam urusan ekonomi untuk menjamin kepastian investasi, namun tetap mempertahankannya dalam isu sosial-keluarga (seperti perwalian nikah) demi menjaga stabilitas patriarki. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan bahwa reformasi hukum Saudi bukanlah purifikasi teologis murni, melainkan sebuah "hibriditas hukum pragmatis". Klaim penggunaan Hadis Mutawatir hanyalah strategi diskursif untuk melakukan "nasionalisasi syariah", di mana peran ulama dan hakim direduksi dari penafsir hukum Tuhan yang otonom menjadi birokrat pelaksana undang-undang demi kepentingan stabilitas politik dan ekonomi global.

Kata Kunci

Saudi Legal ReformAhad HadithVision 2030Nationalizing ShariaLegal HybridityEnglish

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

English English | Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam | Publiora