Integrasi Moderasi Beragama dan Industri Halal: Tantangan dan Solusi
Religious Moderation and Halal Governance in Indonesia: A Wasatiyyah-Maslahah Framework
Abstrak
Industri halal di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat, namun implementasi prinsip moderasi beragama—yang mencakup keseimbangan, toleransi, inklusivitas, dan keadilan—masih menghadapi berbagai tantangan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis integrasi moderasi beragama dalam regulasi dan praktik industri halal, serta mengidentifikasi hambatan utama dan strategi yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui kajian pustaka dan analisis dokumen kebijakan terkait peran regulator, pelaku industri, dan penyuluh agama dalam mendukung prinsip moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kesadaran terhadap moderasi beragama semakin meningkat, penerapannya masih bervariasi akibat perbedaan interpretasi agama, tradisi lokal yang kuat, serta resistensi terhadap perubahan. Tantangan utama meliputi stigma sosial, ketimpangan akses terhadap informasi dan sertifikasi halal, serta keterbatasan sumber daya bagi UMKM. Regulasi yang lebih inklusif, edukasi yang komprehensif, serta kerja sama antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri menjadi faktor kunci dalam mengatasi hambatan tersebut. Studi ini merekomendasikan penguatan kapasitas regulator, peningkatan edukasi publik, serta digitalisasi layanan sertifikasi halal untuk memastikan implementasi moderasi beragama yang lebih luas dan efektif dalam industri halal di Indonesia.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Al-Istinbath: Jurnal Hukum IslamArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
