Legal Pluralism and the Transformation of Islamic Inheritance Law: A Study of Sasak Customary Practices in Indonesia
Abstrak
Penelitian ini menganalisis transformasi hukum waris Islam dalam masyarakat adat Sasak, dengan menyoroti pergeseran nilai yang terjadi serta implikasinya terhadap reformasi hukum nasional. Sistem kewarisan dalam masyarakat Sasak secara tradisional berorientasi pada sistem patrilineal, di mana anak laki-laki mendapatkan warisan utama, sedangkan anak perempuan sering kali hanya menerima harta bergerak atau tidak mendapatkan bagian dari tanah dan rumah keluarga. Namun, perubahan sosial, pendidikan, dan meningkatnya pemahaman terhadap hukum Islam telah mendorong transformasi dalam praktik pembagian warisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian empiris, melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, masyarakat Sasak, dan akademisi, serta analisis dokumen hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tradisi lama masih bertahan, terdapat kecenderungan yang semakin kuat untuk menerapkan prinsip hukum waris Islam yang lebih inklusif, terutama di kalangan generasi muda dan keluarga dengan tingkat pendidikan lebih tinggi. Modernisasi dan faktor ekonomi juga berperan dalam mendorong perubahan ini, dengan semakin banyak keluarga yang mulai mempertimbangkan keadilan gender dalam pembagian warisan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa transformasi hukum waris Islam dalam masyarakat adat Sasak sedang berlangsung secara bertahap, dan harmonisasi dengan hukum nasional diperlukan untuk memastikan bahwa sistem kewarisan yang berlaku tetap sesuai dengan prinsip keadilan dan maqashid syariah. Studi ini memberikan kontribusi bagi upaya reformasi hukum waris nasional agar lebih responsif terhadap dinamika sosial dan budaya di Indonesia.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Al-Istinbath: Jurnal Hukum IslamArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
