Penerapan metode Inverse Distance Weighted (IDW) dalam interpolasi curah hujan (Studi kasus: Kabupaten Langkat)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai power paling optimal yang akan digunakan dalam interpolasi curah hujan periode tahun 2023 di Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan adalah metode Inverse Distance Weighted (IDW). Variasi nilai power yang digunakan adalah 1, 2, 3, 4, dan 6,8 untuk menjelaskan hasil interpolasi curah hujan di Kabupaten Langkat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan Kabupaten Langkat yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Langkat dengan jumlah titik pengamatan yang digunakan sebanyak 25. Hasil penelitian menyatakan bahwa variasi power mendekati keadaan sebenarnya dengan variasi nilai power 6,8. Dari hasil pengujian didapatkan nilai Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 49,99 mm/tahun. Berdasarkan hasil interpolasi dengan metode IDW, titik pengamatan yang memiliki curah hujan yang paling tinggi terletak pada Kecamatan Salapian dan curah hujan terendah terletak di Kecamatan Pangkalan Susu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran spasial mengenai distribusi curah hujan di Kabupaten Langkat serta menjadi dasar dalam analisis lingkungan dan perencanaan wilayah.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka AITIArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
