Peningkatan Keterampilan Anak Melalui Kegiatan Mewarnai dengan Model ATIK pada Bimbel Ririh Calistung Mataram
Abstrak
Kegiatan mewarnai merupakan sarana penting untuk mengembangkan keterampilan motorik halus, kreativitas, dan konsentrasi anak. Namun, observasi awal di bimbingan belajar menunjukkan masih rendahnya kemampuan anak dalam memilih dan memadukan warna, serta ketidakrapian dalam teknik pewarnaan. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan mewarnai anak melalui penerapan model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan model Kurt Lewin, terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, anak-anak diberi penjelasan teori tanpa contoh konkret, sedangkan siklus kedua menerapkan model ATIK dengan demonstrasi langsung. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada siklus kedua, di mana anak-anak mampu meniru contoh, mengombinasikan warna secara harmonis, dan menghasilkan karya lebih rapi. Analisis refleksi mengungkap bahwa pendampingan berbasis observasi dan peniruan efektif meningkatkan keterampilan teknis, namun perlu diimbangi stimulasi kreativitas agar anak tidak hanya terpaku pada contoh. Kontribusi pengabdian ini dapat meningkatkan keterampilan mewarnai anak, khususnya dalam aspek kreativitas dan ketelitian.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
