Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Wakaf Tunai Perspektif Fiqh Syafi’iyah

Hakim, Zainul
ADILLA : Jurnal Ilmiah Ekonomi Syari'ah (Sinta 3)Vol. 0 No. 031 Januari 2018
DOI10.52166/adilla.v1i1.733

Abstrak

Meningkatnya kebutuhan ekonomi beberapa dekade terakhir memaksa masyarakat  untuk melakukan berbagai inovasi dalam memenuhi kebutuhan mereka. Islam sebagai agama yang membawa rahmat memahami hal ini, Islam memberikan banyak aturan untuk berbagi, diantaranya adalah dengan wakaf. Wakaf di Indonesia cenderung stagnan, karena masyarakat meyakini bahwa benda wakaf hanya berkisar pada benda tidak bergerak dan tidak bisa habis. Wakaf Tunai adalah salah satu jawaban untuk mengatasi masalah ekonomi tersebut. Wakaf Tunai mengalami banyak perdebatan, beberapa ulama’ melarangnya dan beberapa lagi memperbolehkannya, dan keduanya memiliki dasar yang kuat. Pada tulisan ini penulis mengangkat wakaf tunai perspektif para ulama’ syafi’iyah, dimana di Indonesia Fiqh Syafi’iyah dianggap memiliki peran besar dalam mempengaruhi mindset pengikutnya. Setelah ditelaah dari berbagai sumber dalam fiqh Syafiiyah, penulis menemukan bahwa larangan untuk melakukan wakaf tunai menjadi hilang karena sifat wakaf tunai yang tetap, dan sesuai dengan syarat-syarat wakaf yang ada pada fiqh syafi’iyah.

Kata Kunci

WakafWakaf TunaiFiqh Syafi'iyah

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka ADILLA : Jurnal Ilmiah Ekonomi Syari'ah

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Wakaf Tunai Perspektif Fiqh Syafi’iyah | ADILLA : Jurnal Ilmiah Ekonomi Syari'ah | Publiora