Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Kaffarah For the Violation of Personal Oaths: A Tafsir Perspektive on QS Al-Maidah [5]: 89

Musfirah MusfirahUniversitas Islam Negeri Alauddin MakassarAchmad AbubakarUniversitas Islam Negeri Alauddin MakassarRahmi DamisUniversitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Abdurrauf Journal of Islamic Studies (Sinta 3)Vol. 5 No. 2 (2026)16 Juli 2026hal. 90-104
DOI10.58824/arjis.v5i2.602

Abstrak

This study examines the kaffarah for the violation of personal oaths from the perspective of the interpretation of QS al-M?idah [5]: 89. The study is motivated by the limited public understanding of the consequences of breaking personal oaths and the obligation of kaffarah as prescribed in the Qur’an. Furthermore, previous studies on oaths have prescribed in the Qur’an. Furthermore, previous studies on oaths have predominantly focused on legal, cultural and social aspects, while research specifically addressing personal oaths from a Qur’anic exegesis (tafsir) perspekticve remains limited. This study aims to analyze the nature of kaffarah, its various froms, and the implications of violating personal oaths according to QS al-M?idah [5]: 89. It employs a qualitative method using a library research approach and tafsir tahlili (analytical exegesis). Primary data consist of the Qur’an and classical as well as cotemporary tafsir works, while secondary data are obtained from relevant books, scholarly articles, and academic journals. The findings reveal that kaffarah serves as a form of legal accountability for intentionally breaking an oath, while also functioning as a means of fostering moral integrity , spiritual awareness and social responsibility. The prescribed forms of kaffarah include feeding ten poor people, providing them with clothing, freeing a slave and fasting for three days for those who are unable to perform the first three forms. The study also demonstrates that the regulations concerning kaffarah encompass not only legal consequences but also promote individual responsibility and contribute to social welfare. This research contributes to enriching Qur’anic exegesis studies on kaffarah through an analysis of QS al-M?idah [5]: 89, with a particular focus on the violation of personal oaths. [Penelitian ini mengkaji kaffarah atas pelanggaran sumpah pribadi dalam perspektif tafsir QS al-M?idah [5]: 89. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman mengenai konsekuensi pelanggaran sumpah pribadi serta kewajiban kaffarah sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur’an. Di sisi lain, penelitian tentang sumpah selama ini lebih banyak menitikberatkan pada aspek hukum, budaya dan praktik sosial, sedangkan kajian yang secara khusus membahas sumpah pribadi dalam perspektif tafsir masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hakikat kaffarah, bentuk-bentuk kaffarah serta implikasi pelanggaran sumpah menurut QS al-M?idah [5]: 89. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan analisis tafsir tahlili. Sumber data primer berupa al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, artikel dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaffarah merupakan bentuk pertanggungjawaban syariat atas pelanggaran sumpah yang dilakukan dengan sengaja, sekaligus menjadi sarana pembinaan moral, spiritual dan kepedulian sosial. Bentuk kaffarah meliputi memberi makan sepuluh orang miskin, memberi pakaian, memerdekakan budak dan berpuasa selama tiga hari bagi orang yang tidak mampu melaksanakan tiga bentuk sebelumnya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa ketentuan kaffarah tidak hanya mengandung konsekuensi hukum, tetapi juga membentuk tanggungjawab individu dan mewujudkan kemaslahatan sosial. Penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian tafsir al-Qur’an mengenai kaffarah melalui analisis QS al-M?idah [5]: 89 yang berfokus pada pelanggaran sumpah pribadi.]

Kata Kunci

KaffarahPersonal OathsQS al-M?idah [5]: 89KaffarahPersonal OathsQS al-M?idah [5]: 89Kaffarah, Personal Oaths, QS al-M?idah [5]: 89

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Abdurrauf Journal of Islamic Studies

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Kaffarah For the Violation of Personal Oaths: A Tafsir Perspektive on QS Al-Maidah [5]: 89 | Abdurrauf Journal of Islamic Studies | Publiora