Empowering Palm Oil Smallholders through Biofertilizer Innovation and Policy Integration in Babulu, East Kalimantan: -
Abstrak
Limbah biomassa kelapa sawit di Indonesia, khususnya tandan kosong kelapa sawit (TKKS), menimbulkan tantangan lingkungan yang signifikan sekaligus menawarkan peluang bagi pertanian berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Balai Desa Labangka, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dengan tujuan memberdayakan petani kecil dalam mengolah TKKS menjadi pupuk organik yang diperkaya mikroorganisme serta mengintegrasikan inovasi ini ke dalam kerangka kebijakan lokal. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, demonstrasi langsung, demoplot menggunakan tanaman uji kacang hijau (Vigna radiata), serta dialog sains–kebijakan yang melibatkan lebih dari 30 petani (≥40% perempuan dan ≥20% pemuda). Selain itu, dilakukan lokakarya perbandingan pupuk dan branding produk untuk mendukung komersialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas petani dalam produksi dan aplikasi pupuk organik, perbaikan kondisi tanah, peningkatan aktivitas mikroba, serta pertumbuhan tanaman yang lebih baik dibandingkan praktik konvensional. Program ini juga mendorong penyusunan kebijakan lokal dan integrasi ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa), sehingga membuka peluang pendanaan melalui Dana Desa. Program ini menunjukkan model yang skalabel dengan mengintegrasikan inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat, dan dukungan kelembagaan untuk pertanian berkelanjutan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Abdimas UniversalArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
