Peningkatan Status Kesehatan dan Gizi Anak Melalui Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan di Desa Tanggobu
Abstrak
Permasalahan gizi masih menjadi isu penting dalam pembangunan kesehatan di Indonesia, terutama di daerah berkembang seperti provinsi Sulawesi Tenggara. Berdasarkan data Profil Kesehatan tahun 2025, prevalensi stunting di provinsi ini masih berkisar antara 27 hingga 30 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun masih perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tanggobu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, yang merupakan wilayah pertambangan dengan tantangan sosial ekonomi yang dapat memengaruhi pola pengasuhan dan kesehatan anak. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan status kesehatan dan gizi anak melalui edukasi tentang pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) sebagai langkah pencegahan stunting. Edukasi dilakukan kepada 35 ibu balita melalui ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah kegiatan untuk melihat efektivitas intervensi edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 4.91 menjadi 7.69 dengan nilai p < 0.05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan setelah pelaksanaan edukasi. Peningkatan ini mencerminkan bahwa kegiatan edukatif mampu memperluas pemahaman ibu mengenai pentingnya gizi seimbang dan praktik pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak. Kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan diintegrasikan dengan program posyandu untuk memperkuat perilaku keluarga menuju kehidupan yang lebih sehat dan bergizi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Abdimas UniversalArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
