Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pendidikan Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Upaya Meningkatkan Oral Hygiene Pasien dengan Systemic Lupus Erythematosus (SLE)

Saptiwi, BettyCilmiaty, RisyaPrayitno, AdiSusanti, WidiaPujiyati, Alfiyah
Abdimas Universal (Sinta 4)Vol. 0 No. 011 Oktober 2024
DOI10.36277/abdimasuniversal.v6i2.535

Abstrak

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan penyakit inflamasi autoimun kronis dengan spektrum manifestasi yang luas. Sementara itu, manifestasi di mukosa mulut bervariasi antara 9 – 45% pasien dengan SLE berupa inflamasi gusi, lesi mukosa, dan peningkatan risiko karies. Kurangnya pengetahuan mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut, mengakibatkan oral hygiene yang buruk sehingga dapat memperparah masalah yang ada di rongga mulut pasien dengan SLE. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan oral hygiene pasien dengan SLE di Yayasan Tittari Surakarta. Metode pengabdian meliputi pre-post intervensi dan intervensi. Metode pre-post intervensi menggunakan pemeriksaan oral hygiene menggunakan indikator Oral Hygiene Index-Simplified (OHI-S). Sementara metode intervensi meliputi ceramah, demonstrasi, dan pendampingan praktik sikat gigi. Populasi adalah penderita SLE yang tergabung dalam komunitas di Yayasan Tittari, Surakarta sejumlah 300 orang. Sampel diambil secara purposif sejumlah 100 orang. Berdasarkan hasil pengabdian, status oral hygiene pasien berada pada kondisi yang kurang baik. Status Debris Index (DI) pasien dengan kategori baik 24%, sedang 32%, dan buruk 44%, sementara untuk status Calculus Index adalah baik 31%, sedang 51%, dan buruk 18%, lalu untuk OHI-S Index adalah baik 23%, sedang 42%, dan buruk 35%. Setelah dilakukan intervensi berupa edukasi dan penyuluhan, status oral hygiene pasien mengalami peningkatan secara signifikan. Berdasarkan hasil data pengabdian yang telah dilaksanakan, status oral hygiene pada pasien SLE masih sangat kurang. Intervensi berupa Pendidikan Kesehatan Gigi dan Mulut secara signifikan dapat meningkatkan status oral hygiene pada pasien SLE di Yayasan Tittari Surakarta. Maka dari itu, perlu dilakukan tindak lanjut berupa pemantauan pemeliharaan oral hygiene. Untuk kedepannya, Yayasan Tittari Surakarta dapat memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien SLE secara berkelanjutan terkait oral hygiene, seperti pentingnya kebiasaan menggosok gigi serta praktik menggosok gigi yang baik dan benar.

Kata Kunci

Systemic Lupus ErythematosusOral HygienePendidikan Kesehatan Gigi dan MulutSystemic Lupus ErythematosusOral HygieneOral and Dental Health Education

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Abdimas Universal

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pendidikan Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Upaya Meningkatkan Oral Hygiene Pasien dengan Systemic Lupus Erythematosus (SLE) | Abdimas Universal | Publiora