Meningkatkan Perawatan Pasien Melalui Kolaborasi Antar Profesi: Wawasan dari Program Pelatihan di Layanan Kesehatan Primer
Abstrak
Pelayanan kesehatan yang efektif memerlukan kolaborasi antartim medis serta pemahaman Interprofessional Education and Collaboration (IPEC) sangatlah penting. Namun, banyak tenaga kesehatan Indonesia yang kurang memahami pendidikan IPEC, sehingga menimbulkan masalah komunikasi. Untuk meningkatkan kualitas kolaborasi interdisipliner, tenaga kesehatan memerlukan pelatihan IPEC yang difasilitasi oleh Puskesmas. Studi ini memberikan edukasi kepada tenaga kesehatan Puskesmas mengenai kolaborasi interprofesi dan layanan interprofesi. Peserta menyelesaikan kuesioner ATHCTS, mengukur sikap terhadap tim layanan kesehatan interdisipliner dan pendekatan tim terhadap perawatan. Kuesioner ini mencakup 21 pernyataan, dengan 1 menyatakan sangat tidak setuju dan 6 menyatakan sangat setuju. Tujuannya adalah untuk memahami sikap petugas kesehatan terhadap tim layanan kesehatan interdisipliner. Mayoritas peserta setuju bahwa penerapan IPC meningkatkan kedekatan tim dan kualitas perawatan pasien. Mereka juga percaya bahwa mengembangkan rencana perawatan pasien dengan anggota tim lainnya dapat menghindari kesalahan. Mereka juga tidak setuju bahwa menerjemahkan jargon dari disiplin ilmu lain dapat membuang waktu. Hasil tersebut menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap pentingnya kolaborasi antarprofesi adalah baik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar petugas kesehatan yang mengikuti pelatihan memahami pentingnya Interprofessional Education (IPE) dan penerapannya di puskesmas. Diharapkan kegiatan pelatihan dapat secara rutin diadakan guna dapat terus menekankan pentingnya kolaborasi antar petugas kesehatan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Abdimas UniversalArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
