Bermain Peran Sebagai Metode Psikoedukasi Anak Yatim Duafa Masjid At-Taufiq Guntur Jakarta Selatan dalam Menghadapi Perundungan
Abstrak
Kasus perundungan verbal dan nonverbal sering terjadi di sekitar kita, baik yang disadari maupun tidak. Perundungan ini memiliki dampak buruk bagi korban sehingga penting untuk melakukan upaya dalam mencegah dan menghentikan kasus perundungan. Salah satu cara dalam penanganan kasus perundungan adalah memberikan psikoedukasi kepada anak mengenai dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari kasus perundungan. Untuk itu, program pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk psikoedukasi kepada anak yatim dhuafa binaan Masjid At-Taufiq, Guntur, Jakarta Selatan dengan menggunakan metode bermain peran yang dilakukan secara tatap muka. Melalui evaluasi formatif dan observasi yang dilakukan pascakegiatan, didapatkan kesimpulan bahwa kegiatan psikoedukasi bermain peran yang dilakukan terbukti berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan, yaitu siswa memperoleh pemahaman tentang perundungan dan memiliki keterampilan tentang bagaimana cara menghadapi perundungan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Abdimas UniversalArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
