Program Pendampingan Pengendalian Kualitas Dodol “D’Tungku” Melalui Pendekatan Sanitasi Pangan
Abstrak
Dodol digolongkan sebagai makanan ringan semi basah bertekstur kenyal serta tidak bertahan lama untuk disimpan karena rentan kontaminasi mikroorganisme. Penanganan dodol mulai dari proses produksi sampai pengemasan perlu mempertimbangkan keamanan pangan agar kualitasnya dapat dipertahankan dan kontaminasi pangan dapat dihindari. Sanitation Standard Process Procedure (SSOP) merupakan salah satu persyaratan utama yang harus dilakukan dalam pengolahan bahan pangan termasuk dodol. Sanitasi pangan menjadi bagian penting dalam proses pengendalian kualitas dodol. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini (PkM) ini adalah untuk memberikan pedampingan dan pelatihan peningkatan kualitas dodol di usaha dodol betawi “D’Tungku” Hj Muhaya Bojong Gede Bogor. Salah satu penerapan sanitasi pangan secara sederhana dapat dilihat dari pakaian pekerja. Pakaian produksi harus menutupi semua bagian tubuh, sehingga mengurangi adanya kontaminasi yang berasal dari tubuh individu, seperti keringat. Penutup kepala dan masker melengkapi pakaian produksi, dengan fungsi untuk melindungi produk kontaminasi khusunya rambut dan percikan pernapasan. Selain pada saat proses produksi dodol, proses pengemasan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dodol. PkM ini memberikan beberapa usulan alternatif kemasan dodol termasuk kemasan vakum yang bertujuan agar dapat dodol dapat diterima lebih luas. PkM ini diharapkan membawa manfaat terhadap usaha dodol “D’Tungku” Hj Muhaya.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Abdimas UniversalArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
