Pembentukan dan Pelatihan Kader Kesehatan Anak Berkebutuhan Khusus tentang Protokol Kesehatan Masa Pandemi COVID-19
Abstrak
Angka kejadian kasus baru COVID-19 di Indonesia meningkat secara signifikan. Data pada 22 Januari 2021 mencapai 965.283 kasus terkonfirmasi, 27.453 kematian, sedangkan untuk kota Surakarta mencapai 7.505 kasus terkonfirmasi, 352 kematian. Pada masa pandemi seperti saat ini semua masyarakat harus menjaga diri agar tidak tertular infeksi virus ini. Pencegahan yang dapat dilakuka dengan menerapkan protokol kesehatan 5M selama pandemi COVID-19 yaitu Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan. Protokol kesehatan tersebut juga termasuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang mempunyai karakteristik khusus yang membedakan dengan anak pada umumnya. Anak Berkebutuhan Khusus semestinya mendapatkan perhatian khusus dalam hal kesehatan, salah satunya melalui penerapan PHBS dikarenakan kemungkinan adanya karakteristik dan hambatan yang dimiliki. Perhatian dapat diberikan oleh guru di sekolah/ pendamping, orang tua di rumah, ataupun dari kader kesehatan yang terlatih dengan harapan nantinya ABK dapat memelihara PHBS secara mandiri. Tujuan pengabdian ini untuk melaksanakan komponen Pengabdian Kepada Masyarakat dan membantu kemandirian ABK dalam memelihara PHBS serta protokol kesehatan. Pengabdian dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, simulasi, dan pendampingan praktik. Hal ini diharapkan dapat mencegah gangguan kesehatan maupun penularan penyakit infeksi khususnya di masa pandemi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Abdimas UniversalArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
